70 x 7

Standar

Ada seorang teman berkata PENGERTIAN itu seperti makanan kaleng. Yang dimakan kalau tidak ada pilihan lain. Yang akan kadaluarsa jika tidak digunakan karena ada masa expirednya.

Artinya ketika kita mencoba mengerti dan menerima orang lain menyakiti hati kita selalu ada batasnya. Pengertian dan penerimaan itu dapat terjadi jika kita ada diposisi tidak punya alternative lain selain menerima tindakan orang itu terhadap kita. Dan pengertian yang kita berikan itu akan berakhir jika orang tersebut terus saja melakukan tindakan yang menyakitkan. Itu jenis pengampunan orang yang hidup diluar Kristus. Pengampunan diluar Kristus adalah sebuah conditional forgiveness.

Ketika Petrus bertanya kepada Yesus sampai berapa kali harus mengampuni orang yang berbuat salah kepada dia, Yesus menjawab 70 x 7 kali banyaknya. Matius 18 : 21-22 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Artinya pengampunan itu harus terus kita berikan tidak peduli sudah berapa kali dia menyakiti kita. Dalam Lukas 17:4 dikatakan Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.”

Jangan lupa, kita telah menerima pengampunan dari Tuhan setiap kali kita melakukan kesalahan. Setiap kali kita menyakiti hati Tuhan dengan pelanggaran-pelanggaran kita, Tuhan terus mengampuni kita. DIA tidak menghitung sudah berapa kali kita menyakiti DIA.

Dan jika kita menerima pengampunan dari Tuhan, maka Tuhan menuntut kita untuk mengampuni orang yang telah menyakiti hati kita. Tidak peduli  seberapa terlukanya kita karena tindakan tidak bertanggung jawab orang lain terhadap kita.

Kalau kita ingin doa kita dijawab Tuhan dan pergumulan kita dimenangkan Tuhan lepaskan pengampunan terlebih dahulu. Markus 11 :25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Pengampunan itu mutlak terus dilakukan. Tidak bisa ditawar, sahabat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s