Penolong

Standar

Dalam perjalanan menuju ke Emaus, Yesus menampakan diri kepada dua orang murid-Nya. Tapi sayangnya mereka tidak dapat mengenali Yesus yang sedang berjalan dan bercakap-cakap dengan mereka.  Lukas 24: 13-35

Hari-hari itu adalah hari-hari yang sangat mencekam dan menyusahkan hati pengikut-pengikut Yesus.

Sejak Tuhan Yesus ditangkap, kemudian disalibkan dan mati adalah merupakan hari-hari yang begitu menggoncangkan umat Tuhan.
Ketakutan, panik dan kekuatiran begitu kental terlihat diantara murid-murid-Nya.

Apalagi ketika terjadi sesuatu yang begitu menggemparkan. Kubur Yesus kosong. Tuhan Yesus seakan hilang ditelan bumi. Jasad-Nya tidak lagi ditemukan terbaring kaku dalam kubur batu.

Dalam situasi seperti itu, murid-murid Yesus, orang-orang yang selalu berada bersama dengan Yesus dalam pelayanan-Nya tidak dapat melihat kehadiran Yesus dalam perjalanan itu. Mata mereka dibutakan oleh kekuatiran dan kesusahan. Mereka tidak dapat mengenali Yesus lagi.

Terkadang dalam situasi sulit, kita tidak mampu melihat kehadiran Yesus. Karena mata iman kita telah ditutup dengan kekuatiran dan kesusahan. Masalah membuat mata iman kita menjadi rabun dan kabur.

Perlu seseorang yang menolong kita untuk tetap mampu melihat kebesaran kuasa Tuhan, meski keadaan kita begitu buruk.
Tuhan Yesus tahu bahwa kita tidak akan mampu menanggung masalah dan beban hidup sendirian. Sebab itu ketika Tuhan Yesus terangkat ke sorga, Roh Kudus diberikan kepada semua murid-Nya termasuk kepada kita. Agar kita memiliki penolong yang membantu kita untuk mampu melewati gelombang hidup yang berat.

Kenyataan murid-murid memang ditinggalkan Yesus sendiri, tapi sesungguhnya tidak sendirian.
Karena ada Roh Kudus yang diutus Bapa untuk menghibur setiap kita yang sendirian dan kesepian, yang terluka dan tersakiti, untuk menolong setiap kita mengerti kehendak Allah, untuk menguatkan langkah-langkah kaki kita berjalan dalam rencana Allah, sebagai perantara kepada Bapa untuk menyampaikan keluhan-keluhan yang kita yang tidak dapat diucapkan.

Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam  nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Roma  15:13 Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam  iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

Mungkin kita memang terlihat berjalan sendiri menempuh hidup ini, tapi percayalah Roh Kudus mau menolong kita melewati hari-hari yang berat.

Sendiri namun tidak sendirian karena Roh Kudus ada bersama-sama dengan kita.

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s