Never Give Up

Standar

Kadang masalah tidak seegera mungkin terselesaikan. Terkadang perlu waktu berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan seringkali bertahun-tahun.

Sehingga tidak jarang banyak orang kemudian menjadi kelelahan dengan masalah yang tidak kunjung selesai.

Kelelahan dapat berujung kepada keputusasaan. Orang kemudian menjadi tawar hati, hilang pengharapan dan akhirnya menjadi putus asa.

Kemudian memilih jalan pintas, bunuh diri.
Fenomena ini juga melanda orang-orang Kristen.

Iblis suka memanipulasi pikiran kita dengan memanfaatkan fakta menjadi sebuah kebenaran.

Faktanya, kita mengalami kesulitan keuangan. Bisnis yang berjalan buruk. Tidak ada cukup uang untuk membayar kebutuhan hidup sehari-hari. Hutang masih saja menumpuk. Debt collector masih saja tidak bosen-bosen mengetuk pintu rumah.

Itu fakta. Tapi apakah itu benar? Tidak. Sebagai orang percaya kita diberi otoritas oleh Tuhan untuk menghardik belalang pelahap yang memakan habis hasil usaha kita. Gunakan otoritas itu untuk mematahkan kuk atas ekonomi kita.

Faktanya hari ini penyakit masih bersarang di tubuh kita. Bahkan tambah hari tambah menyedihkan kondisi kesehatan kita.

Itu fakta. Tapi tidak benar kalau kita kemudian jadi hidup dalam keputusasaan karena penyakit-penyakit itu. Sebagai anak Tuhan, kita punya Dokter diatas segala dokter, tabib yang ajaib, Allah penyembuh.

Tidak benar kalau tidak ada obat yang tidak dapat menyembuhkan panyakit separah apapun. Obat medis mungkin terbatas. Tapi kita punya obat yang manjur, yaitu hati yang gembira.

Tidak ada obat yang lebih mujarab dibanding dengan sukacita. Sukacita dapat menyembuhkan segala macam penyakit, itu kebenarannya. Jangan tertipu oleh manipulasi iblis.

Faktanya kondisi hubungan dengan pasangan semakin memburuk hari demi hari. Bahkan seakan doa-doa kita untuk rumah tangga yang harmonis dan indah seperti tidak terjawab.

Meskipun fakta di depan mata kita seperti itu, tapi kebenarannya adalah tidak ada satupun rencana Tuhan yang gagal. Jangan cepat-cepat panik dan putus asa. Hanya iblis yang menginginkan kehancuran rumah tangga kita.

Jadi percaya saja bahwa Tuhan berada dipihak kita. Tuhan adalah Allah yang bekerja. Kebenarannya Tuhan itu akan berperang ganti kita. Tuhan tidak akan membiarkan kehancuran terjadi dalam rumah tangga anak-anakNya. Tuhan yang berjalan di depan dan Tuhan juga yang menutup barisan kita.Yesaya 51:12

Faktanya karier kita seperti sulit menanjak. Bisnis seakan lebih sering gagal daripada untung. Nilai-nilai pelajaran begitu sulit untuk didongkrak naik.

Tapi jangan lupa kebenaran yang kita miliki sebagai anak-anak Tuhan adalah bahwa Tuhan telah menetapkan kita menjadi kepala dan bukan ekor. Tuhan menginginkan kita untuk naik dan bukan turun. Kita diberkati di ladang dan di kota.Tuhan memberkati ketika kita keluar dan masuk.

Hanya soal waktu saja. Teruslah bertahan dan mempercayai kebenaran dari Tuhan. Fakta bisa berbicara apa saja. Tapi kebenarannya adalah kita ditetapkan untuk menjadi pemenang bahkan lebih dari pemenang.

Artinya, piala kemenangan itu sudah dipersiapkan Tuhan bagi kita. Itulah kebenarannya.

So, never give up…

Jangan menyerah sebelum kemenangan engkau dapati. Karena kemenangan itu adalah hak kita sebagai anak-anak Tuhan.

Yeremia 31:17 Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman Tuhan.

Never give up till the end.
Haleluyah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s