Renungan Natal

Standar

Imanuel

Apa arti kelahiran Yesus ke dunia ini bagi kita?
Apakah hanya sekedar sebuah perayaan gerejawi?
Sebuah ritual?

Apakah natal adalah sebuah momen yang ditunggu-tunggu untuk mendapatkan hadiah?
Atau sekedar peringatan bahwa Yesus pernah lahir ke dunia?

Telah berapa kali dalam hidup kita merayakan kelahiran Yesus?
1 tahun? 10 tahun? 20? 30? 40? Atau sudah seumur hidup kita merayakannya?

Berapa kali kita mengalami kelahiran-Nya?
Sekali? Dua kali? Setiap kali? Atau tidak pernah sama sekali kita mengalami kelahiran Yesus dalam hati kita?

Kekristenan kemudian menjadi hanya sebuah simbol. Dan natal hanya sebuah perayaan.
Alangkah malangnya jika kita tidak pernah mengalami kelahiran-Nya di hati kita.

Alangkah menyedihkan jika kita tidak pernah merasakan Raja diatas segala raja itu hidup dan bertahta dalam hati kita.

Mari kita berhenti sekedar merayakan natal. Tapi kita mau membuka hati untuk menerima kelahiran-Nya dalam hati kita.

Mari kita mau membiarkan Dia hidup dalam hati kita dan mulai memerintah sebagai Raja atas hidup kita.
Dan mengalami Imanuel terjadi dalam hidup kita; mengalami penyertaan Allah dalam setiap napas hidup kita.

Matius 1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita.

Selamat Natal 2010

Imanuel, Allah beserta kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s