God’s Favor

Standar

Terkadang kita terbiasa hanya mengharapkan pertolongan Tuhan pada hal-hal besar saja. Tapi dalam hidup keseharian kita; pada hal-hal kecil yang dilakukan dan yang dialami setiap hari, kita kemudian menganggap biasa-biasa saja dan tidak terlalu bersemangat ketika mujizat-mujizat kecil Tuhan kerjakan disana.

Kemudian kita berpikir, itu hanya sebuah kebetulan atau rutinitas saja. Atau lebih buruk lagi kita kemudian berpikir itu sudah menjadi tanggung jawab rutin yang harus Tuhan lakukan atas hidup kita. Sehingga kemudian kita jadi lupa untuk bersyukur kepada Tuhan.

Tapi jika suatu ketika ada seseorang yang memberikan kita uang jutaan rupiah saat dompet kita sedang kosong dan kita harus segera melunasi pembayaran uang sekolah anak-anak, maka dengan melompat-lompat kita akan berteriak “thanks Lord, thanks Lord….” sepanjang hari.
Belas kasih Tuhan sering dinyatakan melalui hal-hal kecil. Tuhan mau kita memiliki cara berpikir yang berkenan kepadaNya ketika kita menyikapi kasih karuniaNya.

Efesus 5:20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita. Tuhan mau kita mengucap syukur atas segala sesuatu. Apapun juga yang kita terima, baik hal yang besar maupun hal yang kecil, yang menyenangkan ataupun tidak.

Jangan anggap remeh kasih karunia Tuhan. Tidak ada sebuah kebetulan yang terjadi dalam hidup kita. Semua telah diatur oleh Tuhan. Dan bersyukurlah untuk itu. Kemurahan Tuhan yang membuat kita berada pada saat yang tepat dan di tempat yang tepat untuk menerima berkat Tuhan.

Mari buka mata kita dan lihatlah kasih karunia Tuhan yang dikerjakanNya pada hal-hal kecil dan dengan setia mengucap syukurlah atas perkara-perkara kecil yang Tuhan kerjakan. Tuhan tidak akan segan-segan melimpahkan kasih karuniaNya kepada umatNya yang tahu mengucap syukur.

Yusuf, meski harus melewati berbagai tekanan dalam hidupnya tapi dia tidak pernah mengeluh dan menjadi putus asa. Sehingga Tuhan melimpahkan kasih karuniaNya kepada Yusuf. Menjadikan Yusuf disenangi banyak orang, menjadikan berhasil segala yang dibuat Yusuf . Belas kasihan Tuhan datang saat tekanan dan masa-masa sukar.

Rut, hidup dalam kemiskinan bersama mertuanya. Tapi dia tidak mengeluh. Dia terus bekerja dengan tekun mengumpulkan berkas gandum yang tertinggal untuk hidupnya dan hidup mertuanya. Alkitab menyebutkan Rut mendapat belas kasihan pemilik ladang. Bukannya diusir dari ladang, tapi dia bahkan mendapatkan berkas-berkas gandum yang lebih banyak lagi yang sengaja ditinggalkan bagi Rut. Belas kasihan Tuhan juga datang pada waktu keadaan ekonomi memburuk.

Nuh, ketika melaksanakan tugas dari Tuhan untuk membuat bahtera dan mengisinya dengan semua jenis binatang, dia tidak mengeluh dan menyerah. Meski saya yakin tugas itu pastilah tidak mudah. Membuat bahtera di atas gunung. Cemooh orang-orang bukan membuat iman Nuh hancur tapi malah menjadi penyemangat bagi Nuh untuk terus mengerjakan dengan taat setiap firman Tuhan.

Mencari dan mengumpulkan serta membawa masuk ke dalam bahtera semua jenis binatang pastilah bukan pekerjaan gampang. Apalagi harus sepasang. Jantan dan betina. Artinya, Nuh harus ekstra sabar dan teliti memperhatikan dan menyeleksi setiap binatang itu. Binatang-binatang itu tidak pernah tahu tujuan Nuh mengambil mereka, pastilah binatang-binatang itu tidak bisa bersyukur kepada Nuh dan bisa kita bayangkan jika binatang itu binatang buas. Cakaran, gigitan, auman pastilah menjadi bagian Nuh ketika itu. Tapi Nuh tetap taat. Meski Nuh juga tidak mengerti maksud Tuhan. Nuh mendapatkan kasih karunia Tuhan karena ketaatannya. Karena Nuh, Tuhan menyelamatkan dunia ini.

Daud, raja yang sangat dikasihi Tuhan. Meski Daud beberapa kali jatuh dalam dosa, tapi Daud selalu dapat memenangkan hati Tuhan lewat penyesalannya dan penyembahan yang Daud naikkan kepada Tuhan. Dengan luar biasa Daud menyatakan bahwa kebaikan dan kemurahan Tuhan saja yang mengikuti dia seumur hidupnya. God’s favor juga terjadi atas orang-orang berdosa yang mau bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Belajarlah mengucapkan kasih karunia Tuhan atas seluruh hidup kita. Jika sekarang tidak sedang mengalami kasih karunia Tuhan, mulailah menyatakan tentang kasih karunia Tuhan. Dengan iman katakan, “hari ini aku bersyukur dengan kasih karuniaNya Tuhan sedang membukakan kesempata-kesempatan finasial yang baru bagiku.” “ Hari ini aku bersyukur kasih karunia Tuhan sedang dinyatakan kepadaku melalui penyakitku, dan aku tahu saat ini Tuhan sedang mengerjakan kesembuhan atas hidupku.”

Jika kita mau menanti dalam sebuah pengharapan dengan sikap dan cara berpikir yang berkenan kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengaruniakan kasih karuniaNya kepada kita.

I Petrus 1:13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.

Ingat bahwa kasih karunia Tuhan itu sering kali datang dalam air Bah. Kasih karunia Tuhan turun dalam masa-masa kelaparan. Kasih karunia Tuhan datang lewat perlakuan tidak adil yang kita terima. Jangan terjebak didalam keadaan yang sulit itu dan mulai bersikap negatif. Tapi pikirkan bahwa kasih karunia Tuhan sedang Tuhan nyatakan lewat semua masalah itu. Agar kita bisa menerima dan mengalami limpahan kasih karuniaNya.

Seperti Yusuf dan Rut, kasih karunia Allah akan membuat pimpinan perusahaan, bos kita “jatuh hati” dan mengasihi kita. Amsal katakan hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini. Itu bukan jadi sebuah hal yang aneh lagi jika anak-anak Tuhan sering mendapat promosi lebih cepat daripada yang lain. Itu semua karena kasih karunia Tuhan yang kita miliki.

Jangan mau ketinggalan, milikilah God’s favor. Ubah sikap dan mulailah menghargai kasih karunia Tuhan sekecil apapun.

Haleluya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s