Peperangan Di Area Pikiran

Standar

Pikiran sangat menentukan kehidupan seseorang. Pikiran juga menentukan cara pandang seseorang, sikapnya dan tindakan yang dilakukannya. Pikiran membentuk dan mengendalikan tujuan hidup seseorang. Sehingga penting bagi kita untuk menjaga pikiran kita. Dengan memilih pikiran-pikiran yang mendatangkan kebaikan, kemenangan, kebahagiaan.

Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Jika kita terus memikirkan pikiran-pikiran yang membuat depresi, kita akan menjalani kehidupan yang penuh depresi. Jika kita selalu berpikir negative, maka hidup kita akan bergerak kearah negative pula.

Tapi jika kita memilih memikirkan perkara-perkara yang mendatangkan sukacita dan menyenangkan, maka hidup kita akan tertarik masuk pada suasana yang senantiasa positif dan menyenangkan.

Kita tidak akan pernah merasa berbahagia jika kita tidak lebih dulu memikirkan pikiran-pikiran yang membahagiakan. Dan tentu saja kita juga tidak akan pernah merasa berbahagia jika kita memilih untuk memikirkan hal-hal yang membuat kita putus asa.

So, jika kita mau berkemenangan, kita harus terlebih dahulu memikirkan pikiran-pikiran kemenangan. Jika kita mau berpengharapan, kita harus terlebih dahulu memikirkan perkara-perkara yang menumbuhkan iman dan pengharapan.

Tanpa kita sadari setiap saat terjadi peperangan dalam pikiran kita. Untuk memenangi peperangan di area pikiran, kita harus melatih keahlian kita memilih pikiran-pikiran apa yang kita ingin mainkan dalam pikiran kita.

Seperti seorang pemain virtual games yang sedang bertarung dan menginginkan tokoh favorit kita yang menang. Kita bisa dengan bebas menentukan siapa yang kita pilih untuk menjadi pemenangnya. Yang kalah akan mati dan sang pemenang akan bebas menguasai area peperangan.

Seperti itu juga peperangan yang terjadi dalam area pikiran kita. Pemenang adalah pilihan kita sendiri. Jika kita menginginkan pemenangannya adalah pikiran positif yang membangun iman dan mendatangkan sukacita, maka kita harus memilih hanya memikirkan pikiran-pikiran seperti itu saja yang boleh bermain disekitar area pikiran kita. Begitu pula sebaliknya.

Kalau saat ini kita depresi itu bukan karena ada yang sedang membuat kita menjadi depresi. Kalau kita tidak berbahagia, itu bukan karena ada seseorang yang memaksa kita untuk bersedih, menjadi sinis, tidak mau bekerja sama atau merasa bosan. Itu semua adalah keputusan kita sendiri untuk memilih pikiran seperti itu yang bermain dan menang dalam area pikiran kita.

Bukan keadaan yang membuat segala sesuatu menjadi buruk, tapi pikiran kitalah yang memperburuk keadaan.

Jika kita sakit, bukan masalah jika kita mengakuinya. Tapi jaga pikiran kita untuk tertuju pada Dokter diatas segala dokter itu. Jika masa-masa sukar sedang kita alami, sah-sah saja jika kita mengakui keadaan itu. Tapi tetap fokuskan pikiran kita pada kemengan yang sedang Tuhan kerjakan.

II Korintus 10:5b Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus
Amin!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s