A Morning Call

Standar

Salah satu fasilitas yang bisa kita temukan di hotel-hotel bagi tamunya adalah morning call. Fasilitas morning call dapat kita gunakan ketika kita membutuhkan bantuan staf hotel untuk membangunkan kita ketika sedang beristirahat untuk menghindarkan kita dari keterlambatan bangun karena tidur yang terlalu nyenyak. Morning call ibarat jam weker manusia. Kita akan diingatkan lewat telepon oleh seorang receptionist langsung ke kamar kita. Morning call sangat penting agar kita tidak terlambat. Apalagi jika kita mau bangun pagi-pagi sekali. Tidak perlu alarm lagi. Caranya mudah saja, kita tinggal request kepada receptionist jam berapa kita ingin dibangunkan. Dengan sebuah morning call, terlambat bangun bukan menjadi masalah lagi.

Ada seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Dia memiliki seorang anak perempuan yang sedang terbaring sakit. Dalam perjalanan Yesus berjumpa dengan Yairus yang mencari Yesus karena ingin agar Yesus menyembuhkan anaknya.

Ketika Yairus tiba di hadapan Yesus, Yairus langsung tersungkur di kaki Yesus. Dengan kerendahan hati Yairus memohon kepada Tuhan untuk menyembuhkan anaknya.  Tetapi  dalam perjalanan ke rumah Yairus, mereka mendapat kabar dari salah seorang keluarga Yairus bahwa anak perempuan itu telah meninggal. Sudah terlambat untuk mencari pertolongan karena anak itu telah meninggal.

Jika Yesus tahu apa yang  akan terjadi pada hari esok, DIA juga pasti tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Yesus sangat tahu bahwa kedatangannya ke rumah Yairus tidak terlambat.  Ketika Yesus menjumpai anak itu sedang terbaring, Yesus memegang tangan anak itu dan berkata         “Talita kum”. Talita kum mempunyai arti hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah.  Dan seketika itu juga anak itu bangun, berdiri, dan berjalan (Markus 5 :41-42).

Sahabat, Talita kum seperti sebuah morning call bagi kita. Ketika kita tertidur, kita butuh seseorang yang membangunkan kita. Ketika ekonomi kita terperosok; ketika kondisi kesehatan kita dan seisi rumah kita merosot; ketika pekerjaan kita, pendidikan, rumah tangga atau kondisi apapun dalam hidup kita sedang  terganggu; bahkan ketika kondisi iman kita sedang tertidur, dengarkan “morning call” yang Yesus ucapkan, “talita kum!”,hai anak bangunlah!

Percayalah, ketika kita mempercayakan kepada Yesus untuk melakukan morning call,  DIA tidak pernah terlambat!  Yesus selalu tepat waktu. Yesus tahu apakah ini saatnya yang tepat untuk menopang kesehatan yang sedang merosot; atau ini saatnya mengangkat ekonomi yang terperosok; ataukah ini saatnya untuk membangunkan pekerjaan-pekerjaan yang sedang stack bahkan yang sedang mengalami kemunduran, atau nilai-nilai dalam studi yang drop, atau rumah tangga-rumah tangga yang menuju kehancuran; ataupun hubungan yang mulai menjadi dingin. Yesus tahu saatnya untuk melakukan morning call pada kita. Tidak pernah terlambat.

Mintalah Tuhan melakukan “morning call” sebagai warning agar semua tidak terlambat. Percayakan kepada Tuhan sebagai “caller” yang setia. Karena ketika Tuhan berkata “talita kum” maka kita akan melihat keadaan menjadi berubah. Ekonomi bangkit. Hubungan dipulihkan. Sakit menjadi sembuh. Tidak hanya bangkit, tapi berdiri dan berjalan! Terjadi kegerakan, ada kehidupan lagi dalam sendi-sendi hidup kita yang mati, mulai bangkit. Tidak hanya bangkit tapi mulai berdiri, mengalami transformasi. Mulai berjalan, mulai terjadi wilayah kekuasan ekonomi dilapangkan dan tenda-tendanya mulai dibentangkan, patok-patok tertancap dengan kokoh, tidak tergoncangkan.    Talita Kum!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s